Jendoyle Design

Jendela Dunia Informasi

Panduan Diagnosis dan Cara Mengatasi Pengobatan Sleep Apnea

Panduan Diagnosis dan Cara Mengatasi Pengobatan Sleep Apnea

Seperti halnya kita sebagai individu yang berbeda, tidur pun kita juga berbeda. Oleh karena itu, jika anda memiliki gangguan tidur, bisa jadi muncul dengan sendirinya. Untuk mendiagnosis masalah tidur Anda, dokter akan mengukur gangguan tidur anda berbagai aspek tubuh anda saat anda tidur. Dokter perawatan primer, ahli saraf dan ahli paru mungkin harus terlibat dalam membuat diagnosis definitif untuk gangguan tidur anda.

Panduan Diagnosis dan Cara Mengatasi Pengobatan Sleep Apnea

Salah satu kelainan tidur yang paling umum yang memerlukan diagnosis dan diperlukan pengobatan segera adalah sleep apnea. Beberapa tes Sleep Apnea dilakukan untuk mengevaluasi seseorang untuk Sleep Apnea.

Tes Sleep Apnea apa saja yang perlu dilakukan?

Polisomnografi – Tes sleep apnea ini mencatat beberapa sinyal fisiologis saat tidur. Rekaman ini, dilakukan oleh ahli kelainan tidur dokter atau dokter tidur akan mencakup pelacakan gelombang otak, detak jantung, gerakan mata, aktivitas otot dagu, aliran udara, gerakan perut dan dada, gerakan kaki dan kadar oksigen darah. Sinyal semacam itu untuk membantu menentukan apakah pola tidurnya normal.

Tes sleep apnea ini biasanya dilakukan di laboratorium tidur di bawah pengawasan dokter tidur. Ini dianggap sebagai “Gold Standard” untuk diagnosis sleep apnea lebih lanjut. Pada orang dengan OSA, rekaman yang dilakukan dengan polysomnography menentukan episode secara berulang dari jeda pernapasan.

Sleep Latency Test – Beberapa orang yang tidak memiliki gangguan tidur biasanya tidur 10 sampai 20 menit, sedangkan mereka yang memiliki beberapa jenis gangguan tidur tertidur dalam waktu kurang dari 5 menit. MSLT mengukur kecepatan tertidur untuk melanjutkan pengobatan gangguan tidur.

Tes Sleep Apnea biasanya dilakukan di pusat tidur yang beruntun, namun teknologi terbaru memungkinkan anda melakukan tes tidur saat berada rumah. Mintalah bantuan ke dokter mengenai tidur anda untuk menentukan apa yang terbaik untuk masalah anda.

Tes Diagnostik Lainnya

Selain tes polisomnografi atau latency, ada tes sleep apnea lainnya yang bisa dilakukan di rumah. Namun, karena tes ini dilakukan sendiri, dokter tidak cukup waktu untuk memastikan diagnosis. Berikut ini tes diagnostik lainnya :

Oksimetri – Metode ini mencatat kadar oksigen dalam darah saja. Namun, hal ini tidak bisa menjadi pengganti tes apnea tidur seperti polysomnography yang dilakukan oleh dokter tidur profesional karena kadar oksigen dalam darah bisa disebabkan oleh kelainan lainnya dibanding sleep apnea. Selain itu, penderita OSA juga memiliki sedikit penurunan kadar oksigen dalam darah.

Sleep Questionnaires and Diaries – Mengisi kuesioner umum yang tersedia melalui internet dengan mudah atau menyimpan catatan harian untuk catatan dapat membantu dalam memahami kebiasaan dan pola tidur Anda. Namun, hal ini sendiri tidak cukup untuk mengkonfirmasi atau mengecualikan diagnosis OSA dengan tes Sleep apnea.

Bagaimana cara mengobati Sleep Apnea?

Banyak orang yang sudah diperingatkan risiko mengemudi, mengoperasikan mesin berat atau melakukan aktivitas yang berbahaya jika pasien tertidur saat ditest.

Anda dapat dengan mudah mengatasi sleep apnea dengan menerapkan Sleep Apnea Treatments dengan sebagai berikut :

A. Motivasi diri sendiri

Beberapa perawatan Apnea Sleep yang paling sederhana dan direkomendasikan terutama untuk apnea adalah dengan melakukan tidur ringan untuk merubah gaya hidup. Caranya adalah:

  1. Mempertahankan berat badan yang tepat karena berat badan yang berlebihan di sekitar perut atau leher dapat menghambat pernapasan dan saluran udara.
  2. Jauhi tembakau, alkohol dan obat penenang
  3. Tidurlah menyamping dan bukan berada mempunggungi agar tenggorokan lebih terbuka dan membatasi efek apnea saat tidur.

B. Perawatan Apnea Tidur Non Bedah Lainnya

Heavy snorers dan orang yang mengorok lebih sering terjadi dalam tidurnya, selain mengadopsi perubahan cara tidur yang sudah disebutkan di atas harus mempertimbangkan manfaat tekanan udara secara positif (CPAP). Perawatan apnea tidur ini secara umum sudah digunakan dalam pengawasan Sleep disorder doctor. Hal ini dapat bekerja dengan membiarkan napas pasien melalui masker hidung dengan memberikan tekanan tinggi di bagian jalur pernapasan. Saat pasien mengambil napas, tekanan yang meningkat dapat membuka tenggorokan. Dokter ahli tidur atau praktisi perawatan kesehatan sangat dibutuhkan kurang lebih dua minggu pertama untuk memastikan masker yang tepat dipasang.



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *